Pentingnya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ( K3 )

Keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium/bengkel pada intinya menyangkut semuanya unsur yang berkaitan dengan sarana kerja/praktik di laboratorium ataupun bengkel, baik subyek yang lakukan kegiatan kerja/praktik yakni guru dan peserta diklat, object (material) praktik ataupun lingkungannya. Bagi perusahaan menggunakan APD adalah wajib hukumnya. minimal gunakan sepatu safety terbaru dan selalu cek kapan kadaluarsa dari sepatu safety tersebut.

Image result for keselamatan kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja yaitu maksud dari semuanya pihak yang berkaitan dengan kegiatan kerja/praktik, artinya tak ada satu orangpun yang inginkan tak selamat dan tak sehat. Dengan hal tersebut keselamatan dan kesehatan kerja jadi pekerjaan dan keharusan semuanya pihak.

Hal semacam ini butuh memperoleh perhatian seutuhnya karena fakta tunjukkan kalau banyak masalah/peristiwa yang sudah menerpa unsur-unsur yang berkaitan dengan praktik/kerja di laboratorium atau bengkel hingga berlangsung keadaan yg tidak dikehendaki, umpamanya : kecelakaan akibat praktik yang menerpa seseorang peserta diklat hingga peserta diklat tesebut alami cacat seumur hidup, rusaknya alat-alat atau bahan yang tak perlu berlangsung dsb.

Untuk tersebut butuh diutamakan supaya keselamatan dan kesehatan kerja butuh memperoleh perhatian seutuhnya. Sekian sebagian teori/panduan praktis mengenai keselamatan dan kesehatan kerja ini butuh dipahami untuk setelah itu diaplikasikan didalam kehidupan keseharian terlebih di laboratorium atau bengkel sekolah.

Maksud Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja terlebih di laboratorium atau bengkel memiliki sebagian maksud, diantaranya :

  1. Melindungi pekerja/praktikan dalam melakukan praktik.
  2. Menanggung pekerja/praktikan dalam tingkatkan produktivitas dengan peroleh keselamatan dan kesehatan kerja.
  3. Menanggung keselamatan dan kesehatan kerja bagi tiap-tiap orang yang ada di laboratorium/bengkel serta lingkungannya.
  4. Menanggung sumber-sumber produksi dan perlengkapan praktik yang ada di laboratorium/bengkel agar bisa dipakai, dirawat dan dipelihara dengan cara aman dan efektif.
  5. Menghindar dan kurangi terjadinya kecelakaan ditempat kerja dan lingkungannya.
  6. Menghindar dan kurangi terjadinya kebakaran Menghindar dan kurangi kerugian/rusaknya yang terkena semuanya pihak karena terjadinya kecelakaan/kebakaran.
  7. Pemberian Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) sebagai langkah pertolongan awal dalam penanggulangan kecelakaan yang berlangsung di laboratorium/bengkel.

Prinsip-Prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Supaya maksud keselamatan dan kesehatan kerja yang pada umumnya sudah di jabarkan di depan bisa terwujud dengan cara efisien dan efektif, maka butuh dipahami dan diaplikasikan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium/bengkel.

Prinsip-prinsip itu ada yang berbentuk umum yakni yang berlaku untuk semuanya jenis laboratorium/bengkel dan ada yang berbentuk spesial yakni yang hanya berlaku untuk jenis laboratorium/bengkel tertentu saja.

Di bawah ini akan di jabarkan prinsip-prinsip yang berbentuk umum, yakni :
1. Tiap-tiap pekerja/praktikan memiliki hak memperoleh jaminan keselamatan dan kesehatan kerja. Sebagai konsekwensi prinsip ini maka pihak sekolah harus sediakan alat-alat atau sarana yang bisa menanggung keselamatan dan kesehatan kerja, umpamanya :

  • Terdapatnya alat pemadam kebakaran.
  • Terdapatnya kotak P3K komplit bersama berisi.
  • Ada petugas yang melayani kesehatan kerja.
  • Alat-alat praktik dalam kondisi aman/gampang dipakai dan tak menyebabkan bahaya.

2. Tiap-tiap pekerja/praktikan harus kenakan pakaian kerja dan alat-alat pelindung diri pada saat bekerja/lakukan praktikum, seperti kacamata, sarung tangan dsb.
3. Tiap-tiap pekerja/praktikan mesti mengaplikasikan prinsip-prinsip umum yang menanggung keselamatan dan kesehatan kerja, seperti :

  • Bekerja sesuai sama prosedur/langkah kerja tertentu.
  • Memakai alat yang pas sesuai sama manfaatnya.
  • Lakukan perawatan umum yang mencakup kebersihan dan keindahan tempat kerja.
  • Tiap-tiap pekerja/praktikan mesti mengerti kondisi laboratorium/bengkel dalam hubungannya aksi penyelamatan jika berlangsung kecelakaan.

Sedang yang berbentuk spesial, yakni sebagian aspek keamanan dan keselamatan kerja yang perlu diusahakan didalam laboratorium/bengkel, diantaranya :

  • Penyediaan beragam alat atau bahan yang diletakkan ditempat yang gampang diraih, umpamanya : ember diisi pasir, alat pemadam kebakaran, selimut yang terbuat berbahan tahan api, kotak P3K dan beberapa pelindung.
  • Tak mengunci pintu ketika laboratorium/bengkel dipakai atau demikian sebaliknya.
  • Tak memperkenankan peserta diklat masuk di laboratorium/bengkel ketika guru tak ada.
  • Menaruh bahan yang beracun/beresiko dengan dikunci pada tempat spesial.
  • Menaruh bahan yang gampang terbakar pada tempat spesial. Mengadakan latihan kebakaran dengan cara periodik.
  • Lengkapi dengan saklar pusat untuk arus listrik. Lakukan ceking/pembersihan perlengkapan di laboratorium/bengkel.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s